Jumat, 30 Oktober 2015

PROSEDUR PELAYANAN RAWAT JALAN YANG BAIK DI RS



PROSEDUR PELAYANAN RAWAT JALAN YANG BAIK DI RS
I.        PENGERTIAN
Prosedur adalah serangkaian aksi yang spesifik, tindakan atau operasi yang harus dijalankan atau dieksekusi dengan cara yang sama agar selalu memperoleh hasil yang sama dari keadaan yang sama contohnya prosedur kesehatan dan keselamatan kerja.
Pelayanan menurut Kotler (1994), pelayanan adalah aktivitas atau hasil yang dapat ditawarkan oleh sebuah lembaga kepada pihak lain yang biasanya tidak kasat mata, dan hasilnya tidak dapat dimiliki oleh pihak lain tersebut.
SPM adalah ketentuan ttg jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diperoleh setiap warga secara minimal
RS adalah sarana kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan meliputi pelayanan promotif, preventif, kurative dan rehabilitatif yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan rawat darurat
Jenis Pelayanan adalah jenis pelayanan yang diberikan oleh RS kepada masyarakat

II.      TUJUAN
Untuk menyamakan pemahanan tentang definisi operasional, indikator kinerja, ukuran atau satuan, rujukan, target nasional dengan cara perhitungan/rumus/pembilang dan penyebut/standar/satuan pencapaian kinerja dan sumber data

III.    STANDAR PELAYANAN MINIMAL RS BAGIAN RAWAT JALAN
No
Jenis Pelayanan
Indikator
Standar
1
Rawat Jalan
1.       Dokter Pemberi Pelayanan di Poliklinik Spesialis.
2.       Ketersediaan Pelayanan




3.       Ketersediaan Pelayanan di RS Jiwa







4.       Jam Buka Pelayanan
1.       100% Dokter Spesialis


2.       a. Klinik anak
b. Klinik Penyakit Dalam
c. Klinik Kebidanan
d. Klinik Bedah

       3.    a. Anak Remaja
b. NAPZA
c. Gangguan Psikotik
d. Gangguan Neurotik
e. Mental Retardasi
f. Mental Organik
g. Usia Lanjut


08:00 s/d 13:00
Setiap hari kerja kecuali Jumat : 08:00-11:00
No
Jenis Pelayanan
Indikator
Standar


5.       Waktu tunggu di rawat jalan
‘5. ≤ 60 menit


6.       Kepuasan Pelanggan
‘6. ≥ 90%


7.       A. Penegakan diagnosis TB melalui pemeriksaan mikroskop TB
B. Terlaksananya kegiatan pencatatan dan pelaporan TB di RS
‘7. A. ≥ 60%



     B. ≤ 60%

Adapun Uraian mengenai standar pelayanan minimal di rawat jalan adalah sebagai berikut :
1.       Pemberi Pelayanan di Klinik Spesialis
Judul
Pemberi pelayanan di klinik spesialis
Dimensi Mutu
Kompetensi Tehnik
Tujuan
Tersedianya pelayanan klinik oleh tenaga spesialis yang kompeten
Definisi Operasional
Klinik spesialis adalah klinik pelayanan rawat jalan di rumah sakit yang dilayani oleh dokter spesialis ( untuk rumah sakit pendidikan dapat dilayani oleh dkter PPDS sesuai dengan specialis privilege yang diberikan)
Frekuensi Pengumpulan Data
1 bulan
Periode Analisa
3 bulan
Numerator
Jumlah hari buka klinik spesialis yang ditangani oleh dokter spesialis dalam waktu satu bulan
Denominator
Jumlah seluruh hari buka klinik spesialis dalam waktu satu bulan
Sumber Data
Register rawat jalan poliklinik spesialis
Standar
100%
Penanggung Jawab Pengumpulan Data
Kepala Instalasi rawat jalan

2.       Ketersediaan Pelayanan Rawat Jalan
Judul
Ketersediaan pelayanan rawat jalan
Dimensi Mutu
Akses
Tujuan
Tersedianya jenis pelayanan rawat jalan spesialistik yang minimal harus ada di rumah sakit
Definisi Operasional
Pelayanan rawat jalan adalah pelayanan rawat jalan spesialistik yang dilaksanakan dirumah sakit. Ketersediaan pelayanan rawat jalan untuk rumah sakit khusus disesuaikan dengan spesifikasi dari rumah sakit tsb.
Frekuensi Pengumpulan Data
1 bulan
Periode Analisa
3 bulan
Numerator
Jenis – jenis pelayanan rawat jalan spesialistik yang ada (kualitatif)
Denominator
Tidak ada
Sumber Data
Register rawat jalan
Standar
Minimal kesehatan anak, penyakit dalam, kebidanan dan bedah
Penanggung Jawab Pengumpulan Data
Kepala Instalasi rawat jalan

3.       Ketersediaan Pelayanan di RS Jiwa
Judul
Ketersediaan pelayanan rawat jalan di rumah sakit jiwa
Dimensi Mutu
Akses
Tujuan
Tersedianya jenis pelayanan rawat jalan yang minimal harus ada di rumah sakit jiwa
Definisi Operasional
Pelayanan rawat jalan adalah pelayanan rawat jalan spesialistik yang dilaksanakan dirumah sakit.
Frekuensi Pengumpulan Data
1 bulan
Periode Analisa
3 bulan
Numerator
Jenis – jenis pelayanan rawat jalan spesialistik yang ada (kualitatif)
Denominator
Tidak ada
Sumber Data
Register rawat jalan
Standar
Minimal
a. NAPZA
b. Gangguan Psikotik
c. Gangguan Neurotik
d. Gangguan Organik
Penanggung Jawab Pengumpulan Data
Kepala Instalasi rawat jalan

4.       Buka Pelayanan Sesuai dengan Kebutuhan
Judul
Buka pelayanan sesuai ketentuan
Dimensi Mutu
Akses
Tujuan
Tersedianya jenis pelayanan rawat jalan spesialistik pada hari kerja di rumah sakit
Definisi Operasional
Jam buka pelayanan adalah jam dimulainya pelayanan rawat jalan oleh tenaga spesialis jam buka 08.00 s.d. 13.00 setiap hari kerja kecuali jum’at
Frekuensi Pengumpulan Data
1 bulan
Periode Analisa
3 bulan
Numerator
Jumlah pelayanan rawat jalan spesialistik yang buka sesuai ketentuan dalam satu bulan
Denominator
Jumlah seluruh hari pelayanan rawat jalan spesialistik dalamsatu bulan
Sumber Data
Register rawat jalan
Standar
100%
Penanggung Jawab Pengumpulan Data
Kepala Instalasi rawat jalan

5.       Waktu tunggu di rawat jalan
Judul
Waktu tunggu di rawat jalan
Dimensi Mutu
Akses
Tujuan
Tersedianya pelayanan rawat jalan spesialistik pada hari kerja di setiap rumah sakit yang mudah dan cepat diakses oleh pasien
Definisi Operasional
Waktu tunggu adalah waktu yang diperlukan mulai pasien mendaftar sampai dilayani oleh dokter spesialis
Frekeunsi Pengumpulan Data
1 bulan
Periode Analisa
3 bulan
Numerator
Jumlah kumulatif waktu tunggu pasien rawat jalan yang disurvey
Denominator
Jumlah seluruh pasien rawat jalan yang disurvey
Sumber Data
Survey Pasien rawat jalan
Standar
≤ 60 menit
Penanggung Jawab Pengumpulan Data
Kepala Instalasi rawat jalan/komite mutu/tim mutu

6.       Kepuasan Pelanggan pada Rawat Jalan
Judul
Kepuasan Pelanggan pada Rawat Jalan
Dimensi Mutu
Kenyamanan
Tujuan
Terselenggaranya pelayanan rawat jalan yang mampu memberikan kepuasan pelanggan
Definisi Operasional
Kepuasan adalah pernyataan tentang persepsi pelanggan terhadap pelayanan yang diberikan
Frekeunsi Pengumpulan Data
1 bulan
Periode Analisa
3 bulan
Numerator
Jumlah kumulatif rerata penilaian kepuasan pasien rawat jalan yang disurvey
Denominator
Jumlah seluruh pasien rawat jalan yang disurvey (minimal n = 50)
Sumber Data
Survey
Standar
≥ 90 %
Penanggung Jawab Pengumpulan Data
Kepala Instalasi rawat jalan/tim mutu/panitia mutu

7.       Pasien Rawat Jalan Tuberkolosis yang ditangani dengan strategi Dots
Judul
Pasien rawat jalan tuberkulosis yang ditangani dengan strategi DOTS
Dimensi Mutu
Akses, efisiensi
Tujuan
Terselenggaranya pelayanan rawat jalan bagi pasein tuberkulosis dengan strategiDOTS
Definisi Operasional
Pelayanan rawat jalan tuberkulosis dengan strategi DOTS adalah pelayanan tuberculosis dengan 5 strategi penanggulangan tuberculosis nasional. Penegakan diagnosis dan follow up pengobatan pasien tuberculosis harus melalui pemeriksaan mikroskopis tuberculosis, pengobatan harus menggunakan paduan obat anti tuberculosis yang sesuai dengan standar penanggulanagn tuberculosis nasional, dan semua pasien yang tuberculosis yang diobati dievaluasi secara kohort sesuai dengan penanggulangan nasional
Frekeunsi Pengumpulan Data
3 bulan
Periode Analisa
3 bulan
Numerator
Jumlah semua pasien rawat jalan tuberculosis yang ditangani dengan strategi DOTS
Denominator
Jumlah seluruh pasien rawat jalan tuberculosis yang ditangani di rumah sakit dalam waktu tiga bulan
Sumber Data
Register rawat jalan, register TB 03 UPK
Standar
100%
Penanggung Jawab Pengumpulan Data
Kepala Instalasi rawat jalan

Selain itu pelayanan di rawat jalan juga harus mempunyai standar mengenai Enam Sasaran Keselamatan Pasien yaitu :
1.       Ketepatan Identifikasi Pasien
Rumah sakit minimal menggunakan dua identitas pasien yaitu menggunakan Nama Pasien dan Tanggal Lahir untuk mengidentifikasi pasien, Pasien rawat jalan ditambah dengan alamat pasien.
Tidak boleh mengidentitaskan pasien dengan menggunakan ciri – cirri pasien ataupun lokasi pasien.
2.       Peningkatan Komunikasi yang efektif
Yang dimaksud disini adalah jika petugas mendapatkan pesanan melalui telpon atau lisan harus menggunakan system TBaK (Tulis, Baca ulang, konfirmasi) dan tehnik SBAR (Situasi, Back ground, Asessment, Recommendation) jika petugas akan melaporkan kondisi pasien.
3.       Peningkatan obat yang perlu diwaspadai
Obat – obatan yang termasuk golongan konsentrasi tinggi, narkotik, kemoterapi, NORUM ( Nama Obat, Rupa Ucapan Mirip) harus dikelola untuk mengurangi medikasi error.
4.       Kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, tepat pasien operasi
Rumah sakit menggunakan penandaan untuk lokasi operasi yang melibatkan lateralisasi, dll.
Menggunakan time out, Sign in, Sign Out untuk kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, tepat operasi pasien.
5.       Pengurangan risiko infeksi terkait dengan pelayanan kesehatan
Disisni lebih ditekankan untuk semua petugas rumah sakit harus melakukan cuci tangan sesuai dengan WHO baik langkah maupun moment nya.
6.       Pengurangan risiko pasien jatuh
Rumah sakit menetapkan di semua area pelayanannya untuk adanya assessment awal risiko jatuh, pencegahan pasien jatuh di lingkungan rumah sakit.


REFERENSI :
        Keputusan Menteri kesehatan Nomor : 129/Menkes/SK/II/2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit.
        Wikipedia , pengertian istilah.
        Enam sasaran Keselamatan Pasien, Komite akreditasi RS ( KARS ), Persi.


Disusun oleh : Nani Rahayu
NIM     : 2014 31 143
Manajemen Pelayanan RS sesi 11

Kamis, 23 April 2015

Tugas Online 2 Akuntansi Nani Rahayu 201431143



NAMA  : Nani Rahayu
NIM     : 2014-31-143
SEKSI : 10
APOTIK SEHAT
Standard Two Colloumn Journal
Month : July, 2009
Date
Descriptions
Post-Reff
Debit
Credit
01 July 2009
Cash
40.000


-          Anwar-Abraham Capital

40.000

Cash
300.000


-          Asset (Gedung)

300.000
03 July 2009
Office Equipment
12.000


-          Cash

12.000
04 July 2009
Medical Supplies
80.000


-          Account Payable

80.000
05 July 2009
Office Supplies
760


-          Cash

760
07 July 2009
Cash
2.500


-          Medical Revenue

2.500
08 July 2009
Advertising Expense
80


-          Cash

80
09 July 2009
Account Payable
20.000


-          Cash

20.000
10 July 2009
Medical Revenue

1.200

-          Cash
400


-          Account Receivables
800

14 July 2009
Cash
6.000


-          Medical Revenue

           6.000
15 July 2009
Office Supplies
200


-          Cash

200
16 July 2009
Utilities Expense
600


-          Cash

600
17 July 2009
Office Equipment
         23.000


-          Cash

8.000

-          Account Payable

15.000
21 July 2009
Cash
11.500


-          Medical Revenue

11.500
25 July 2009
Withdrawals
800


-          Cash

800
26 July 2009
Advertising Expense
1.000


-          Cash

1.000
28 July 2009
Cash
20.000


-          Medical Revenue

20.000
29 July 2009
Account Payable
20.000


-          Cash

20.000
30 July 2009
Account payable
4.000


-          Cash

4.000
31 July 2009
Salaries Expense
3.000


-          Cash

3.000
31 July 2009
Withdrawals
1.500


-          Cash

1.500

T O T A L

548.140
548.140






APOTIK SEHAT
POSTING TRANSACTION
MONTH: JULY 2009

Debit                                                                     Cash                                                  Credit
Date
Description
P/R
Amount
Date
Description
P/R
Amount
1 July

GJ-1
40.000






GJ-1
300.000








3 July

GJ-1
12.000




5 July

GJ-1
760
7 July

GJ-1
2.500








8 July

GJ-1
80




9 July

GJ-1
20.000
10 July

GJ-1
400




14 July

GJ-1
6.000








15 July

GJ-1
200




16 July

GJ-1
600




17 July

GJ-1
8.000
21 July

GJ-1
11.500








25 July

GJ-1
800




26 July

GJ-1
1.000
28 July

GJ-1
20.000








29 July

GJ-1
20.000




30 July

GJ-1
4.000




31 July

GJ-1
3.000




31 July

GJ-1
1.500


total
380.400


Total
71.940



71.940





Balance

308.460





Debet                                                   Anwar-Abraham Capital                            Credit



GJ-1
1 July
40.000







Debet                                                                   Asset (Gedung)                                  Credit



GJ-1
1 July
300.000







Debet                                                   Office Equipment                                             Credit
GJ-1
GJ-1
3 July
17 July
Balance
12.000
23.000
35.000










 Debet                                                                     Medical Supplies                              Credit
GJ-1
4 July
80.000










Debet                                                         Account Payable                                          Credit



GJ-1
4 July
17 July
80.000
15.000




total
95.000
GJ-1
GJ-1
29 July
29 July
30 July
20.000
20.000
4.000





44.000




Balance
51.000









Debet                                                     Office Supplies                                                Credit
GJ-1
GJ-1
   5 July
15 July
Balance
760
200
960










Debet                                                  Medical Revenue                                               Credit



GJ-1
7 July
2.500



GJ-1
10 July
1.200



GJ-1
14 July
6.000



GJ-1
21 July
28 July
11.500
20.000




Balance
41.200

Debet                                                           Advertising Expense                                 Credit
GJ-1
08 July
26 July
80
1.000




Balance
1.080




Debet                                                                   Account Receivables                         Credit
GJ-1
10 July
800










Debet                                             Utilities Expense                                    Credit
GJ-1
16 July

600



















Debet                                      Withdrawls/drawing                                     Credit
GJ-1
25 July
800



GJ-1
31 July
1.500




Balance
2.300




Debet                                      Salaries Expense                                            Credit
GJ-1
31 July
3.000































APOTEK SEHAT
TRIAL BALANCE
MONTH: JULY 2009

Description
Debet
Credit
1001
Cash
308.460

1002
Account Receiveable
800

1003
Medical Supplies
80.000

1004
Office Supplies
960

1101
Office Equipment
35.000

2001
Account Payable

51.000
3001
Anwar-Abraham Capital

40.000
3002
Asset (Gedung)

300.000
3101
Withdrawls/drawing
2.300

4001
Medical Revenue

41.200
5001
Salaries Expense
3.000

5002
Advertising Expense
1.080

5003
Utilities Expense
600


Total
432.200
432.200